Perilaku etis dan rantai pasokan

Perilaku etis adalah prioritas bagi GSK dan kami berkomitmen untuk berprestasi dengan integritas. Kami memiliki kebijakan tegas dan proses pelaksanaan dalam seluruh operasi kami, termasuk cara menghargai sales representatif, bagaimana memasarkan obat-obatan dan vaksin, dan bagaimana bekerja sama dengan pemegang saham.

Program pelaksanaan kami menanamkan standar yang sama di seluruh unit bisnis di negara yang berbeda. Termasuk Code of Conduct, yang menekankan bagaimana seluruh karyawan harus melaksanakan Nilai dan Tindakan kami, dan Kode Praktis untuk Promosi dan Interaksi Konsumen Global, yang berlaku untuk semua karyawan terkait sales and marketing sama halnya dengan pihak ketiga yang mewakili kami.

Semua karyawan GSK memiliki akses ke mekanisme pelaporan yang dapat digunakan untuk mendapatkan saran dan melaporkan tindakan mencurigakan – tanpa nama jika diperlukan.

Untuk informasi lebih rinci akan pendekatan kami tentang tindakan etis dan performa 2014, lihat Responsible Business Supplement 2014.

Rantai pasokan

Pasien dan konsumen mengandalkan kami untuk menyediakan pasokan obat-obatan dan produk yang tidak terganggu, dan diproduksi dengan standar kualitas tinggi.

Sistem pasokan dan distribusi yang diatur secara efektif dan bertanggung jawab sangat penting untuk mengantarkan produk berkualitas tinggi di tempat dan waktu yang tepat . Jika kita tidak melakukan ini, kesehatan masyarakat dapat terancam dan hidup mereka bisa jadi beresiko. Untuk melindungi kepentingan pasien dan konsumen, kami bertujuan bekerja dengan pemasok yang bertanggung jawab, memiliki standar kualitassosial dan lingkungan yang sama dengan GSK. Model rantai pasokan kami berstandar dan meningkatkan kontrol di seluruh rantai pasokan dan pelaksanaan produksi – dari sumber bahan baku dan membuat produk dengan kontrol kualitas, pengemasan dan transportasi ke konsumen.

Hak asasi manusia

Kami berkomitmen menegakkan UN Universal Declaration of Human Rights, PanduanOECD Untuk Perusahaan Multinasional dan standar buruh inti yang diatur oleh International Labour Organization (ILO). Kami juga ikut menanda tangani UN Global Compact, standar global sukarela tentang hak asasi manusia, buruh, lingkungan dan anti korupsi.

Kami percaya pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menetapkan dan menegakkan kerangka hukum hak asasi manusia berdasarkan hukum dan perjanjian internasional. Bisnis juga memiliki tanggung jawab. Kami memiliki kontrol langsung akan hak asasi manusia dalam seluruh operasi dan bertujuan bertindakdengan penuh tanggung jawab di seluruh aspek yang mempengaruhi termasuk karyawan, supplier, komunitas setempat dan masyarakat luas.

Baca Human Rights Statement.